Website Resmi Pemerintah Kota Sungai Penuh

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • 1. kepala_daerah.jpg
  • 2.jpg
  • 3.jpg
  • 4.jpg
  • 5.jpg
  • 6.jpg
  • 7.jpg
  • 8.jpg
  • 96.jpg
  • 97.jpg
  • 98.jpg
  • 99.jpg
  • 100.jpg

Berita Sungai Penuh

Rasyid : Batas Wilayah Kota Sungai Penuh Sudah Terang Benerang

Surel Cetak PDF

Hingga Km 48 Arah Pesisir Selatan Sumbar

SUNGAIPENUH - Permasalahan batas Wilayah Kota Sungai Penuh arah Pesisir Selatan Sumatera Barat, dinilai Pemerintah Kota Sungai Penuh sudah sangat jelas dan tuntas.

Hal tersebut mengacu pada ketentuan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi, dimana pada pasal 5 ayat 1 disebutkan Kota Sungai Penuh mempunyai batas-batas wilayah : huruf d sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Pada ayat 2 disebutkan, batas wilayah sebagaimana dimaksud pada ayat 1 digambarkan dengan peta wilayah sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Undang-undang ini.

Sedangkan pada pasal 3 disebutkan, penegasan batas wilayah Kota Sungai Penuh secara pasti dilapangan, sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2 ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri paling lama 5(lima) tahun sejak terbentuknya kota ini.

Hal ini seperti disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra setda Kota Sungai Penuh, M.Rasyid, kepada wartawan dikantor Walikota Sungai Penuh, Selasa (3/2).

Penjelasan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Sungai Penuh, M.Rasyid, tersebut merespon statemen Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Kerinci, Afrizal, yang menyebutkan terjadi pergeseran batas wilayah Kota Sungai Penuh di Kecamatan Pesisir Bukit dengan Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci pasca pemekaran Kota Sungai Penuh dari Km 9,5 menjadi Km 15.

 

Ditegaskan Rasyid, dalam Permendagri Nomor 76 Tahun 2012 tentang pedoman penegasan batas daerah pasal 3 ayat 1 disebutkan, penegasan batas daerah berpedoman pada batas daerah yang ditetapkan dalam undang-undang pembentukan daerah, peraturan perundang-undangan dan dokumen lain yang mempunyai kekuatan hukum.

"Jadi penetapan batas wilayah itu tidak sembarangan, namun mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku," papar Rasyid.

Lebih jauh dijelaskan Rasyid, penetapan batas wilayah kota Sungai penuh juga didasarkan pada keputusan rapat tanggal 31 Juli 2013 di Ditjen Pemerintahan Umum Kemendagri Jakarta, tentang penegasan peta batas antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Jambi khususnya pada segmen batas Kabupaten Pesisir selatan dengan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dimana pada poin c disebutkan, garis batas pada lampiran undang-undang nomor 25 tahun 2008 tentang pembentukan Kota Sungai penuh di Provinsi Jambi telah sesuai dengan hasil pengukuran penegasan batas kedua provinsi pada segmen dimaksud yang dilaksanakan pada tahun 2003 dan 2004, serta disepakati untuk titik PBU 04 dipindahkan ke tugu watas Djambi dan Sumbar dengan koordinat 0749253 mT dan 9767956 mU.

Keputusan rapat tersebut, kata Rasyid, ikut ditandatangani Sekda Kabupaten Kerinci, H Zulfahmi S, SH.MM dan Sekretaris Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Drs H Mohammad Roem, MM.

"Jadi batas wilayah Kota Sungai Penuh arah pesisir selatan Sumbar itu bukan pada Km 15 melainkan pada Km 48 atau tepat pada batas Provinsi Sumbar dan Jambi. Artinya, seluruh jalan arah Pesisir Selatan dari Kota Sungai Penuh adalah bagian wilayah Kota Sungai Penuh dan lokasi TPST yang berada di Km 10 masuk dalam wilayah Kota Sungai Penuh yakni di Kecamatan Pesisir Bukit," papar Rasyid seraya mengungkapkan bahwa pada saat pembentukan Kota Sungai Penuh tahun 2008 telah dikeluarkan peta Kota Sungai Penuh oleh pihak Badan Informasi Geospasial (BIG) atau dulunya dikenal sebagai Bakorsurtanal.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan Badan Informasi Geospasial tentang batas wilayah tanggal 3 Oktober 2014 lalu dan kita diberikan soft copy peta Kota Sungai Penuh lampiran Undang-undang nomor 25 tahun 2008 tentang pembentukan Kota Sungai penuh di Provinsi Jambi," katanya.

Rasyid mengharapkan pemahaman terhadap ketentuan perundang-undangan bisa dilakukan secara utuh alias tidak sepotong-sepotong, sehingga tidak melahirkan persepsi yang berbeda.

"Intinya, tidak ada permasalahan soal batas wilayah Kota sungai penuh dengan Kabupaten Kerinci arah Pesisir Selatan, semuanya sudah terang benerang," pungkasnya. (Humas/Toni)

 

Pengumuman Hasil Tes CPNS Formasi 2014 - Kota Sungai Penuh

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 105
JelekBagus 

Terlampir, Pengumuman Hasil Tes CPNS Formasi 2014 - Kota Sungai Penuh :

Pengumuman Walikota Sungai Penuh, Nomor : 800/27/III/BKD-2015 (File PDF : 2,8 MB)

Wako : SKPD Harus Pahami RPJMD p- Pemkot Gelar Sosialisasi Sinkronisasi Perencanaan Daerah

Surel Cetak PDF

SUNGAIPENUH - Kepala Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Sungai Penuh diwajibkan memahami dengan jelas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berisi visi kepala daerah dalam melakukan pembangunan untuk kemudian direalisasikan.
Penegasan ini disampaikan Walikota H. Asafri Jaya Bakri, dihadapan para pejabat lingkup pemkot Sungai Penuh pada acara sosialisasi sinkronisasi perencanaan daerah yang digelar di ruang pola kantor Walikota Sungai penuh, Kamis (11/12).

Selengkapnya...

Hal. 1 dari 33

Share on facebook

SPN Online







Area Member

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday248
mod_vvisit_counterYesterday621
mod_vvisit_counterThis week1404
mod_vvisit_counterLast week3058
mod_vvisit_counterThis month9944
mod_vvisit_counterLast month13195
mod_vvisit_counterAll days723047

We have: 5 guests online
You are here: Home